Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Januari 2011

Alat Berat Tertahan di Kantor CPM

Andi Indra, Palu (13/1/2011) - Sejumlah alat berat untuk pemboran di areal tambang kini masih tertahan di Kantor PT Citra Palu Minerals (CPM) Perwakilan Palu di Jalan Tinombala, Kecamatan Palu Timur. Alat-alat ini akan dimobilisasi ke area tambang Poboya setelah kondisi dianggap memungkinkan.

Staf Eksternal PT CPM Perwakilan Palu, Anas Kusaini, saat dihubungi, Rabu (12/1) mengatakan sejumlah perangkat alat berat di kantor CPM sudah mulai dirakit. Belum satupun alat berat ini dimobilisasi ke Poboya.

Rencana CPM melanjutkan tahapan eksplorasi di Poboya mendapat penolakan keras dari ribuan penambang yang ada di Poboya. Selain berunjukrasa, Dewan Adat dan perwakilan pemuda yang tergabung dalam Barisan Muda Tara (Batara) juga tegas menolak kehadiran anak perusahaan Bakrie Resources itu.

Menurut Dewan Adat, CPM tidak memiliki hak di wilayah tambang Poboya meskipun telah mendapat izin dari Presiden pada tahun 1997.

Ketua Dewan Adat Poboya, Ali Djaluddin mengatakan CPM tidak pernah bisa memperlihatkan bukti kontrak karya 37 ribu hektare di Poboya. Mestinya, jika CPM mengklaim bahwa lokasi ini adalah areal konsensinya, mereka harus bisa menunjukkan kontrak karya itu.

“Kalau begini kan CPM melanggar undang-undang tentang informasi publik, sebab transparansi dari CPM juga tidak ada,” tandas Ali Djaluddin, belum lama ini.

Sabtu, 08 Januari 2011

Trend Blog, Ajang Berbagi dan Curhat

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang kian pesat telah menunjukkan jati dirinya dalam peradaban manusia saat ini. Tidak dapat dipungkiri, webblog sebagai bagian dari manifestasi website menjadi sarana paling efektif bagi kita semua untuk berbagi informasi dalam dunia maya melalui tulisan atau curahan hati (curhat) yang kita posting.

Oleh : Andi Indra

Blog pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada penghujung tahun 1997. Jorn menggunakan istilah Weblog untuk menyebut website pribadi yang dapat di update secara berkelanjutan disertai dengan kolom komentar pada posting.

Blog adalah website yang bersifat personal, memuat opini pesonal dan hal-hal lain yang merupakan aktualisasi diri pembuatnya secara personal yang ingin di kabarkan pada komunitas global dunia. Meski personal, isi blog bisa dinikmati siapa saja dan dari mana saja dan kapan saja sepanjang kita berada pada tempat yang bisa mengakses dunia internet.

Blog bahkan menjadi sebuah loncatan ekspresi diri untuk berbagi dalam skala dunia. Kecanggihan teknologi membuat para pecinta bloger bisa saling berkomunikasi antara satu sama lain melalui sarana blog pribadi.

Muhammad Demy, salah satu pecinta blog mengakui banyak manfaat yang bisa diperoleh dalam mengelola blog. Selain rame dengan tulisan-tulisan yang kita posting, juga bisa memamer desain yang dibuat sendiri. Selain itu, juga bisa menjadi sarana untuk berbagi ide, gagasan kepada orang lain yang membutuhkan.

Manfaat lain dari pada blog juga bisa menjadi sarana untuk mendeklarasikan diri kepada orang lain bahwa diri kita ini ada tapi agak pemalu. Ada orang bisa menyampaikan gagasannya melalui ilmu retorika yang dimiliki, namun ada juga yang deman panggung. Ketika berhadapan dengan orang banyak, bisa membuat kita tidak berdaya. Namun ketika berhadapan dengan blog, kita bisa menyampaikan gagasan-gagasan yang ada dalam benak pikiran kita.

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah, menjelajahi dunia blog juga bisa menjadikan wawasan kita luas. Sebab, saat melakukan blogwalking atau ingin mencari-cari-cari referensi untuk sebuah tulisan, kita bisa dapat informasi dari berbagai sumber. Selain itu, banyak teman yang kita dapat dalam ngeblog.

Mencermati perkembangan blogger saat ini, para artis pun tak mau ketinggalan. Dunia blogger menjadi salah satu sarana untuk mencurahkan hati. Kita bisa lihat pada situs www.blogdetik.com Kalangan artis pun turut memanfaatkannya.

Sampai saat sekarang ini, terdapat ribuan blog bermunculan. Masing-masing memilih topik bahasannya sendiri, dimulai dari bagaimana menjadi orang tua yang baik, hobi menonton film, topik politik, kesehatan, seks, olahraga, buku komik, keperluan bisnis dan macam-macam lagi. Saya sendiri punya tiga macam blog yang bisa diakses secara gratis. **

Senin, 12 Juli 2010

Masa Reses, Anggota DPD RI Audiens dengan FPP Sulteng


Andi Imran Hamid, (13/7/2010) Palu- Ditengah masa reses, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Tengah melakukan tatap muka (audiens, red) dengan pengurus
Forum Pemberdayaan Perempuan (FPP) Provinsi Sulteng dan organisasi kepemudaan.
Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Jalan Rajawali, Kecamatan Palu Selatan, (Rabu (7/7), lalu, beberapa hal yang dibahas diantaranya menyangkut soal kesetaraan gender hingga pada penguatan kaum perempuan dalam berbagai bidang.

Anggota DPD RI, Hj Nurmawati Dewi Bantilan SE, dalam pemaparannya dihadapan puluhan kaum perempuan mengatakan pada dekade ini (pemilu 2009) diskusi-diskusi tentang wacana kesetaraan gender di media massa semakin marak dan terbuka. Mulai dari pengarus utamaan gender, Gender in development, gender in parlement, perempuan dan pelestarian lingkungan, serta perempuan dan konflik.

Bersamaa dengan maraknya diskusi tentang kaum perempuan, lanjut Nurmawati, wacana tentang penguatan peran perempuan dalam berbagai bidangpun semakin maju pesat.
Perlu diketahui, bahwa jumlah penduduk perempuan ditanah air lebih banyak, dan dampak dari kebijakan yang tidak pro rakyat semakin meminggirkan perempuan dalam kehidupan sosial.

“Harapan kita bersama tentunya, dengan banyaknya jumlah penduduk perempuan, akan semakin besar pula keterwakilan perempuan dalam parlemen, dan kebijakan Negara kita akan semakin responsive gender,”ujar Nurmawati.

Menurut Nurmawati, wacana perempuan dan politik masih terjebak dalam perdebatan tentang partisipasi dan representasi, yang mengarah pada indikator normatif kuantatif. Kuota 30 persen untuk reprensentasi politik perempuan, adalah salah satu indikator tersebut. Sebagai afirmative action (tindakan khusus), kuota memang tak boleh melupakan kualitas dari representasi tersebut.

Oleh karenanya, wacana tentang perempuan dan politik mestinya diletakkan dalam konteks penghormatan terhadap martabat kemanusian kaum perempuan. Itulah sebabnya dalam agenda gerakan perempuan, politik adalah seluruh idiom yang berhungan dengan kehidupan perempuan, baik di wilayah domestik maupun publik.

“Jadi, dialektika perempuan dan politik mestinya tidak hanya berbasis pada material partisipasi dan representasi, melainkan seluruh aspek, termasuk sejarah patriarki yang menjadi dasar ideologi penindasan terhadap perempuan,”terang mantan Ketua KNPI Sulteng ini senada menyebutkan bahwa perempuan dan politik adalah dialektika terhadap seluruh aspek dalam hubungan dan dinamika sosial, mulai dari rumah tangga sampai ruang lingkup pemerintahan dan negara.**

Senin, 18 Januari 2010

HPR Palu Siap Dibentuk

Andi Indra (18/1/2010), Palu - Asosiasi pengusaha reklame Kota Palu siap dibentuk dalam waktu dekat ini. Pembentukan asosiasi reklame (periklanan, red) yang akan dilaksanakan dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Reklame (HPR) ditandai dengan resminya susunan
kepanitiaan Musda HPIR dibentuk.
Sebagai langkah persiapan dalam pelaksanaan Musda tersebut, panitia pelaksana musda yang dibentuk oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Palu, sebagai institusi yang berkompeten dibidang pemasangan reklame, pekan lalu menggelar rapat perdana yang juga dihadiri oleh para biro reklame (advertiseng) di Kota Palu.
Dalam rapat tersebut, telah membahas berbagai persiapan dalam pelaksanaan Musda termasuk landasan pembentukan organisasi seperti Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran RUmah Tangga (ART) yang nantinya akan susun oleh tim strarring commite kemudiaan dibahas dalam Musda.
Ketua Panitia Pelaksana Musda Saharudin, mengatakan pembentukan HPR merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan mengingat jumlah biro reklame dan advertiseng di Kota Palu cukup banyak. Dibentuknya asosiasi ini juga sebagai salah satu wadah berhimpung bagi para biro reklame yang ada.
“Dengan dibentuknya asosiasi ini, para biro reklame akan berhimpung dibawah asosiasi ini dan membentuk persatuan yang tentunya dilandasi dengan asas pancasila”,ujarnya.
Dikatakannya, sesuai dengan hasil keputusan rapat perdana panitia yang juga dihadiri oleh sebagian besar biro reklame, telah diputuskan pelaksanaan Musda HPR akan digelar pada 20 Februari mendatang, dimana pelaksanaannya akan dilangsungkan di Convention Hall Swiss Bell Hotel Palu.
“Kita laksanakan di Swiss Bel mengingat ini adalah kegiatan perdana bagi para biro reklame maka kegiatannya kita upayakan dilaksanakan meriah dan tampil beda dengan kegiatan Musda yang pernah ada,”tutur Saharudin
Lebih jauh Saharudin berharap, dengan dibentuknya kepanitiaan, panitia bekerja semakasimal mungkin sesuai dengan bidang masing-masing,serta dapat melakukan sosialisasi dan mendata dengan baik biro reklame yang ada di Kota Palu sehingga semua bias terdaftar dan terhimpung dibawah naungan HPR ini,tutupnya.